Cara dan Contoh Pelafalan dalam Bahasa Inggris Berdasarkan Keunikan Kata

Cara dan Contoh Pelafalan dalam Bahasa Inggris Berdasarkan Keunikan Kata

Hai Scholars Hunter. Kali ini kita akan membahas keunikan yang dimiliki kata. Ada apa aja sih? Banyak. Ada kata yang bisa ditulis di awal kalimat saja, ada kata yang memiliki pelafalan yang sama, dan masih banyak lagi. Penasaran? Tertarik untuk mempelajarinya? Mari simak uraian berikut ini!

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Kata memiliki keunikannya tersendiri. Kali ini kita akan membahas 4 keunikan yang ada dalam kata yaitu satu kata yang mewakili beberapa phonetic symbol, kombinasi kata dan lafal, posisi kata, dan pola umum kata. Masih bingung? Mari baca satu per satu.

Single Letter and Sound Associations

Dalam Bahasa Inggris ada 21 huruf konsonan yang menghasilkan 24 suara, dan 5 huruf vokal yang menghasilkan 20 suara. Berdasarkan hal ini, jelas bahwa huruf vokal kemungkinan besar akan menjadi penyebab kesulitan pengucapan atau ejaan bagi pelajar Bahasa Inggris. Huruf konsonan memiliki satu suara yang terikat, namun kadang juga bisa menjadi huruf diam, karena didahului oleh huruf konsonan lain dalam satu kata. Contoh: huruf ‘n’ diam pada kata (autumn), berbeda dengan huruf ‘n’ pad kata (autumnal). Huruf yang bisa mewakilkan banyak suara, memiliki sura primer dan suara sekunder. Contoh: huruf s memiliki suara ‘s’ pada kata (gets), berbeda dengan huruf s yang memiliki suara ‘z’ pada kata (has).

Letter Combinations and Sounds

Beberapa pasang huruf dikaitkan dengan suara tertentu, seperti dalam hubungan antara huruf ‘ph’ dan suara /f/, seperti pada kata (photo, photograph dan phone). Pasangan huruf seperti itu dikenal dengan istilah digraphs. Digraphs dapat memiliki dua atau tiga macam bunyi yang berbeda, bergantung pada kata yang dimaksud: ‘ch’ misalnya, dapat diucapkan sebagai /tʃ/ (chip, change, dan bunch), /k/ (character dan technique), atau /ʃ/ (machine). Perhatikan bahwa ada aturan yang berlaku di sini; umumnya tidak mungkin, misalnya, untuk ch memiliki bunyi /ʃ/ ketika muncul di awal atau akhir kata kecuali dalam kata (charlatan, chignon, dan charabanc).

Dalam digraph vokal, berguna untuk mengidentifikasi suara primer dan sekunder untuk pasangan tertentu. Misalnya, pada sebagian besar kata yang mengandung ea, pasangan akan dilafalkan sebagai /:i/ seperti dalam kata (eat, heat, dan cheap) yang merupakan suara primer, sedangkan suara sekunder dilafalkan /eɪ/ (great dan break) dan lafal /e/ (dead, weather, dan breakfast).

Baca juga: Cara dan Contoh Penerapan Intonasi Berdasarkan Attitude dan Discourse dalam Percakapan Sehari-Hari

Environmental Restrictions

Terkadang lingkungan tempat satu huruf atau pasangan huruf dapat dibatasi. Misalnya, ‘wh’ biasanya muncul di awal kata (seperti where dan what), terkadang muncul di tengah kata majemuk (nowhere dan somewhere), tetapi tidak muncul di akhir. Demikian pula, ‘ng’ dan ‘nk’ muncul di akhir kata seperti (sing) dan (sink), di tengah variasi tata bahasa dari kata-kata tersebut (singing, singer, dan sinking), tetapi tidak muncul di awal kata, kecuali di nama seperti Nkomo /ŋ’kɒmɒ/ dan Ng /eŋ/.

Commom Patterns

  • Suffixes biasanya konsisten dalam pengucapannya, misalnya: -tion diucapkan /ʃən/ seperti dalam kata (explanation, pronunciation, dan promotion); -cial diucapkan /ʃəl/ seperti dalam kata (special, official dan prejudicial); -cious diucapkan /ʃəs/ seperti dalam kata (precious, vicious, dan suspicious).
  • Huruf vokal tertentu biasanya dihilangkan dalam kata-kata tertentu: (secretary /’sekrətri:/ dan vegetable /’vədʒtəbəl/).
  • Ejaan tertentu biasanya memahamkan dalam cara berbicara: (would you dan could you) untuk membantu membedakan kata-kata dalam kegiatan listening comprehension.

Baca juga: Cara dan Contoh Pelafalan dalam Bahasa Inggris Berdasarkan Phonetic Symbols

Reference:
How To Teach Pronunciation (Gerald Kelly, 2000).

Written by: Afriska Aulia
afriskaaulia7@gmail.com
@afriskaalya14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *