Past Tense Ending: Pengertian, Jenis, dan Contoh Pelafalannya

Past Tense Ending: Pengertian, Jenis, dan Contoh Pelafalannya

Halo sobat Scholars!

Disetiap kalimat yang berbentuk lampau, sering sekali kita akan menemukan kata yang berakhiran -ed. Namun, ada perbedaan loh saat kita ingin melafal setiap kata yang bertuliskan -ed di belakangnya. Penasaran kan? Lets check it out!

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Pengertian Past Ending

Seperti yang kita ketahui, verb atau kata kerja bisa dibentuk dalam bentuk lampau atau past participle dengan akhiran -ed. Past tense ending atau bisa disebut dengan -ed sound muncul di akhir kata kerja dalam bentuk lampau (misalnya wanted, helped, dan lived) kadang-kadang dalam kata sifat yang diakhiri dengan -ed (misalnya tired, embrassed, dan relaxed).

Namun pelafalan -ed terkadang menimbulkan masalah karena dapat diucapkan dengan tiga cara berbeda: /id/, /t/, atau /d/. Disini, past tense ending menggunakan voiced dan voiceless consonant. Voiceless consonant adalah suara dari huruf konsonan yang tidak menimbulkan getaran pada mulut jika dibunyikan (misalnya fan, thin, dan happy). Sedangkan voiced consonant sebaliknya, yaitu terjadinya getaran pada mulut jika dibunyikan (misalnya zoo, ring, dan vision).

Baca juga: Intention Expression: Pengertian, Rumus, dan Contoh Penggunaannya

Jenis Pelafalan dan Contohnya

1. /t/

Kata kerja yang diakhiri dengan voiceless (bunyi tak bersuara) yaitu (p, k, θ, f, s, ʃ, tʃ) menyebabkan akhiran -ed diucapkan sebagai /t/ tak bersuara (tanpa getaran pita suara). Contohnya:

  • /p/ “He popped a balloon.” (papt)
  • /k/ “They talked a lot” (takt)
  • /θ/ “th”: “She frothed a cup of milk” (frawθt)
  • /f/ “I laughed at the movie.” (læft)
  • /s/ “She kissed a frog.” (kIst)
  • /ʃ/ “sh”: “We brushed it off.” (bruʃt)
  • /tʃ/ “ch”: “I reached around for it.” (riytʃt)

2. /d/

Kata kerja yang diakhiri dengan voiced consonant (b, g, ð, v, z, ʒ, dʒ, m, n, ŋ, r, l) menyebabkan akhiran -ed diucapkan /d/ dengan bersuara (dengan getaran pita suara).

  • /b/ “It bobbed up and down.” (babd)
  • /g/ “He begged her to stay.” (bɛgd)
  • /ð/ “She breathed loudly.” (briyðd)
  • /v/ “They loved it.” (luvd)
  • /z/ “We raised her expectations.” (reyzd)
  • /dʒ/ “They bridged the gap.” (brIdʒd)
  • /m/ “I claimed it was mine.” (kleymd)
  • /n/ “They banned new members.” (bænd)
  • /ŋ/ “She banged into the chair.” (bæŋd)
  • /r/ “He cleared it up.” (kliyrd)
  • /l/ “I rolled up the paper.” (rowld)

3. /id/

Jika huruf terakhir dari kata tersebut dieja dengan d atau t, -ed diucapkan sebagai suku kata terpisah dengan bunyi /id/

  • /t/ “I visited the Empire State Building.” (vɪzɪtəd)
  • /t/ “She edited the research paper.” (ɛdɪtɪd)
  • /d/ “We ended the game early.” (ɛndɪd)
  • /d/ “He breaded the chicken.” (brɛdɪd)

Baca juga: Elliptical Sentence: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Reference:

Pronunciation e-Booklet (1) (1).pdf https://learningmalaga.com/en/blog/t-d-or-id-ed-past-tense-english-pronunciation/ https://www.bbc.co.uk/worldservice/learningenglish/grammar/learnit/learnitv85.shtml https://www.almursi.com/materi-pronunciation/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *