Penjelasan, Contoh, dan Macam-Macam Verb dalam Bahasa Inggris (Part 2)

Penjelasan, Contoh, dan Macam-Macam Verb dalam Bahasa Inggris (Part 2)

Halo Scholars…
Well, kali ini kita akan membahas kelanjutan dari pembagian verb. Sebelumnya kita sudah mempelajari verb berdasarkan bentuk (verb form) dan perubahan (verb change). Untuk membaca part 1, click disini. Sekarang kita lanjut pada pembagian verb berdasarkan kedudukan (verb position).
Okay, here we go!

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah 

Verb Berdasarkan Kedudukan (Verb Position)

Verb atau kata kerja yang dibagi berdasarkan kedudukan, memiliki 2 macam: 1) ordinary verb, dan 2) auxiliary verb.

  • Ordinary Verb

Ordinary verb adalah kata kerja utama atau pokok yang harus ada dalam kalimat. Ordinary verb juga disebut dengan kata kerja yang dapat berdiri sendiri.

Ordinary verb memiliki tiga bagian:
1. Transitive verb
Transitive verb ialah kata kerja yang membutuhkan objek. Seperti: love, hate, eat, send, give, drink, write, order, wish, etc.
i.e: I order a book
(Order = sebagai verb transitif)

2. Intransitive verb
Intransitive verb ialah kata kerja yang tidak membutuhkan objek. Seperti: swim, cry, come, stand, run, sleep, etc.
i.e: He comes
(Come = sebagai verb intransitif)

3. Linking verb
Linking verb adalah kata yang berfungsi sebagai verb atau ordinary verb (kata kerja pokok). Linking verb juga merupakan sejenis kata yang menghubungkan subjek dan pelengkap (complement).
Linking verb dibagi menjadi 2 macam, be dan non-be.
Be: is, am, are, have, was, etc.
i.e: The book is amazing
Non-be: seem, look, appear, grow, etc.
i.e: She grows happy

Baca juga: Penjelasan, Contoh, dan Macam-Macam Verb dalam Bahasa Inggris (Part 1)

  • Auxiliary Verb

Auxiliary Verb adalah kata kerja bantu untuk melengkapi kata kerja utama (ordinary verb). Auxiliary Verb juga disebut kata kerja yang tidak bisa berdiri sendiri. Auxiliary Verb juga berfungsi untuk membentuk tenses dalam sebuah kalimat.

Auxiliary verb memiliki tiga bagian:
1. Primary
Primary ialah auxiliary verb yang memberikan makna atau memperjelas kalimat tenses.
Be: is, am, are, do, does, were, was, etc.
i.e: Marry is learning new language.

2. Modal
Modal ialah auxiliary verb yang membantu memberikan makna tambahan  pada tenses dan ordinary verb.
Modal: can, could, shall, may, must, etc.
i.e: I can speak English

3. Emphasize
Emphasize ialah auxiliary verb berfungsi sebagai penekan atau kata lain dari “really”. Hanya ada tiga kata dalam Emphasize: do, does, dan did.
i.e: I do miss my mom

Baca juga: Parts of Speech: Penjelasan, Jenis, dan Contoh

References:

Oxford Learners Pocket Dictionary, (oxford university press. 2008) fouth edition
Suherman, Top Grammar – A guide to Write English, (Yogyakarta: Pustaka ilmu, 2013)
https://learnenglish.britishcouncil.org/english-grammar-reference/verb

Siti Khomairoh
Chiera_ceria
funvenchier@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *