Penjelasan Tentang Word and Sentence Stress Part 2

Penjelasan Tentang Word and Sentence Stress Part 2

Hai para scholars hunter. Masih semangat nih menyimak pembahasan mimin disini. Baiklah, di kesempatan ini, kita akan fokus pada cara pelafalan dan penekanan kata. Mari kita pahami pembahasan di bawah ini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Sentences: Stress Timing and Syllable Timing

Stress timing adalah penekanan pada suku kata yang diucapkan dengan tinggi nada yang sama. Durasi ucapan tergantung pada banyaknya jumlah tekanan daripada banyaknya suku kata. Biasanya, suku kata tanpa penekanan dibuat lebih pendek, dan pengucapan huruf vokal tidak sama dengan pengucapan yang asli, lebih banyak cenderung ke /ə/ dan lainnya ke /ʊ/ dan /I/. Sedangkan syllable timing tidak memiliki pola penekanan yang kuat, suku kata diucapkan sesuai panjangnya, dan huruf vokal dibaca sesuai berdasarkan pelafalan aslinya. Pada syllable timing, suku kata tertentu masih diberi tekanan, tetapi tidak sesuai dengan pola yang teratur.

Baca juga: Penjelasan Tentang Word and Sentence Stress Part 1

Tonic Syllable

Kata corner memiliki dua suku kata. Suku kata pertama mengalami penekanan dan sisanya tidak.

Dengarkan rekaman suara berikut!

Ketika ada seseorang yang bertanya “Where is Afris’s house?” (Rumah Afris di sebelah mana?). Kebetulan kamu berada di persimpangan jalan, dan tau yang dimaksud oleh penanya. Kamu mungkin akan menjawab seperti rekaman berikut ini.

Penekanan suku kata pertama pada kalimat di atas disebut tonic syllable. Corner pada kalimat tersebut adalah bagian terpenting karena merupakan jawaban inti atas pertanyaan penanya.

Baca juga: Kumpulan Soal-Soal Pre-Test Pronunciation

Reference:
How To Teach Pronunciation (Gerald Kelly, 2000).

Written by: Afriska Aulia
afriskaaulia7@gmail.com
@afriskaalya14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *