Say dan Tell: Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya

Say dan Tell: Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya

Di dalam bahasa Inggris, sering sekali kita menemukan kata kata yang mirip artinya. Hanya saja tak semua kata tersebut memiliki konteks yang sama dalam artinya. Kali ini kita akan membahas salah satu kata bahasa Inggris yang memiliki kemiripan namun ada perbedaanya juga. Penasaran kan? Lets check it out!

Pengertian Say dan Tell

Say dan tell secara bahasa artinya mengatakan. Say dan tell merupakan irregular verbs (kata kerja tidak beraturan) bentuk past dari say adalah said, sedangkan tell adalah told. Meskipun demikian say dan tell tidak dapat selalu menjadi sinonim yang sama karena cara penggunaanya yang berbeda.

Contohnya:

  • Say: He said he was leaving on Tuesday.
  • Tell: He told us that he needed our help.

Perbedaan dan Contoh Say dan Tell

1. Adanya perbedaan di bentuk kalimat

Bentuk kalimat say dan tell memiliki perbedaan. Yaitu:

Say: Subject + say + (that) + subject + verb  Tell: Subject + tell + indirect object + (that) + subject + verb

Contohnya:

  • He says that he is busy today.
  • He said that he was busy.
  • I tell her that I love her.
  • Meghan tells me that she has booked a flight to New York.

2.  Perbedaan penggunaan direct dan indirect speech

Dalam reported speech (kalimat tidak langsung atau indirect speech) say lebih focus pada kata yang disampaikan, sedangkan tell focus pada pesan yang disampaikan. Contohnya:

  • Say: My mom asked if I was going home late yesterday and I said yes.
  • Tell: She told us how to reach high score on final test.

Sedangkan dalam direct speech, hanya dapat menggunakan say. Contohnya:

  • He said, this palce is beautiful.
  • My teacher said, “we must love our self.”

3. Perbedaan penggunaan say dan tell dengan objek di kalimat

Say dan tell menggunakan direct object (objek langsung) di dalam kalimatnya. Tell dapat juga menggunakan indirect objek (objek tidak langsung) jika menggunakan kata-kata seperti, the truth (kebenaran), a lie (kebohongan), a joke (lelucon), dan a story (cerita). Namun say tidak dapat menggunakan indirect objek, kecuali dengan penambahan kata ‘to’ di belakangnya.

Contohnya:

  • She said ‘I don’t know what you mean.’
  • I told her why it had happened.
  • You should never tell a lie.
  • And then she said to me, ‘I’m your cousin. We’ve never met before.’

4.  Say langsung kepada hal yang ingin dibicarakan, sedangkan tell menyebutkan personal object terlebih dahulu kemudian menyebutkan hal yang ingin dibicarakan.

Contohnya:

  • We say something.
  • We tell someone something.

5. Pertanyaan langsung (direct question)

Untuk penggunaan direct questions atau pertanyaan langsung hanya bisa menggunakan say. Contohnya:

  • Mark said, “When did you arrive?”
  • She said, “Do you have money that I can borrow?” 

5. Penggunaan order dan advice (perintah dan saran)

Untuk order dan advice menggunakan pola subject + tell + object + to infinitive. Contohnya:

  • She tells the children to go to sleep.
  • They told her to wait till the doctor arrived.

Reference:

https://dictionary.cambridge.org/grammar/british-grammar/say-or-tell https://www.kampunginggris.id/say-or-tell https://www.yec.co.id/inggris/perbedaan-say-dan-tell/ https://www.yec.co.id/inggris/perbedaan-say-dan-tell/

  • Author: Namira Mutmainah
  • Instagram: namiiraamuth
  • Email: iphone5namira@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *