Subjunctive: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Subjunctive: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Halo sobat scholars!

Seperti yang kita ketahui bahwa verb (kata kerja) merupakan komponen penting di dalam sebuah kalimat. Nah di dalam verb tersebut, ada beberapa kata yang khusus loh dalam penggunaannya. Penasaran kan? Lets check it out!

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Pengertian Subjunctive

Subjunctive merupakan bentuk harapan atau pengandaian. Subjunctive adalah bentuk kata kerja khusus yang mengungkapkan sesuatu diinginkan atau dibayangkan oleh pembicara namun tidak pasti akan terjadi. Subjunctive berfungsi untuk mengeksperiskan kebutuhan, saran, dan kepentingan.

Subjective menggunakan wish (berharap), as if/as though, (seolah-olah), if only (jika hanya), atau would rather (lebih memilih). Subjunctive juga berfungsi untuk menyatakan suasana hati dari subjek yang disebut di dalamnya. Contohnya: Treat this girl as if she was your younger sister

Subjunctive termasuk dari jenis verb yang biasanya digunakan untuk mengekspresikan keinginan, niat, atau sesuatu yang mungkin belum tentu tentu terjadi. Subjunctive berkaitan dengan orang lain sebagai subjek kedua dalam sebuah kalimat.

Baca juga: Expressing Wishes: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Contoh Penggunaan Subjunctive

Subjunctive memiliki 3 macam bentuk pengandaian yang dapat digunakan yaitu:

1. Subjunctive dalam bentuk past tense

Past tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan kejadian yang terjadi di masa lampau. Pada bentuk past, kalimat subjunctive menerangkan sesuatu yang tidak sesuai fakta di masa lalu. Bentuk ini bisa menggunakan 4 macam kata, yaitu: wish, as if, would rather, dan if only.

Bentuknya:

  1. Subject + wish + subject + had + verb 3
  2. Subject + would rather + subject + had + verb 3
  3. If only + subject + had + verb 3
  4. Subject + verb 2 + as if + subject + had + verb 3

Contohnya:

  • I wish I had met my brother that day. 
  • I would rather you had gone home first yesterday.
  • If only she had helped me last night.

2. Subjunctive dalam bentuk present tense

Present tense adalah tenses yang sedang berlangsung saat ini atau kejadian yang berlangsung berulang kali (kebiasaan). Subjunctive dalam bentuk present tense ini bermaksud menyatakan keinginan seseorang terhadap keadaan yang sedang terjadi, namun sebenarnya tidak sesuai kenyataan. Pada bentuk present tense, ada 4 jenis kata yang bisa digunakan yaitu: wish, as if, would rather, dan if only.

Bentuknya:

  1. Subject + wish + subject 2 + verb 2
  2. Subject + verb + as if + subject + verb/were
  3. Subject + would rather + subject + verb
  4. If only + subject + verb 2

Contohnya:

  • If only you stood closer, you can hear me.
  • My father would rather I take that job.
  • We wish we had enough money so we can go traveling.

3. Subjunctive dalam bentuk future tense

Future tense adalah tenses yang digunakan untuk menunjukkan kejadian yang belum terjadi atau akan terjadi di masa depan dan berakhir di masa depan. Kalau bentuk future tense, kalimatnya menerangkan suatu harapan untuk masa yang akan datang. Artinya, pengandaiannya masih mungkin terjadi. Pada bentuk future tense jenis kata yang sering digunakan adalah wish.

Bentuknya:

1. Subject + wish + subject 2 + could/would + verb

Contohnya:

  • I wish he were here to repair my computer.
  • Everybody wishes that Sarah were able to control her emotion. 
  • The coach wishes we could play better after this.

Baca juga: May dan Might: Pengertian, Perbedaan, dan Contoh Penggunaanya

Reference:

https://www.sederet.com/tutorial/grammar-verb-subjunctive-verb/ https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/penggunaan-subjunctive-dalam-bahasa-inggris-serta-contohnya/ https://www.wallstreetenglish.co.id/english-tips/subjunctive/

  • Author: Namira Mutmainah
  • Instagram: namiiraamuth
  • Email: iphone5namira@gamil.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *