TOEFL Structure Skill 1: Subject-Verb Agreement

TOEFL Structure Skill 1: Subject-Verb Agreement

Halo Scholars…

Dalam test TOEFL, Structure dan Written Expression Section adalah salah satu section yang penting untuk dipahami selain section Listening dan Reading Comprehension. Dalam materi Structure dan Written Expression, Subject–Verb Agreement adalah hal paling basic yang wajib kalian ketahui. Subject–Verb Agreement adalah kesesuaian antara subject dengan verb dalam sebuah kalimat. Selanjutnya, kita akan bahas mulai dari penggunaan subject dan verb pada kalimat dengan satu klausa.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Kalimat dengan Satu Klausa

Kalimat dalam Bahasa Inggris memiliki satu subject dan satu verb. Beberapa diantaranya sangat mudah dikenali keberadaan subject dan verbnya. Namun, di beberapa kalimat lain yang memiliki struktur seperti object of preposition, appositives, dan participles dapat menyebabkan kekeliruan. Misalnya, object of preposition seringkali disalahartikan menjadi sebuah subject.

Skill 1: Make sure the Sentence has a Subject and a Verb.

Dalam TOEFL Structure yang harus kalian perhatikan terkait subject dan verbnya adalah dalam sebuah kalimat tidak ada subject atau verbnya atau memiliki lebih dari dua subject atau verb.

Contoh soal:

_____ was backed up for miles on the freeway.
a. Yesterday
b. In the morning
c. Traffic
d. Cars

Kalimat di atas sudah memiliki verb ‘was’ namun belum memiliki subject. Pilihan jawaban A dan B dapat dipastikan salah karena pilihan A dan B adalah keterangan waktu. Pilihan C dan D adalah benar subject namun jika dilihat dari verb yang tersedia yaitu ‘was’ maka yang kita butuhkan adalah subject berupa singular, untuk itu jawaban yang paling tepat adalah C. Pilihan D tidak tepat karena meskipun subject namun berupa plural, sehingga tidak ada kesesuaian antara subject dengan verb.

Dari contoh soal di atas dapat disimpulkan bahwa dalam test TOEFL sangat penting untuk memperhatikan kesesuaian antara subject dengan verb. Jika subject berupa singular maka verb juga harus dalam bentuk singular. Jika subject berupa plural maka kita juga harus menggunakan verb dalam bentuk plural.

Penggunaan singular verb pada bentuk simple present tense dapat berupa base form dengan menambahkan akhiran –s atau –es. Sedangkan pada plural verb tidak perlu menambahkan akhiran –s atau –es.

Contoh:

The elevator works very well. (Singular)
The elevators work very well. (Plural)

Baca juga: Compound Adjective: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Contoh soal:

Engineers ___ for work on the new space program.
a. necessary
b. are needed
c. hopefully
d. next month

Pada contoh soal di atas, sudah terdapat subject berupa engineers. Engineers merupakan subject berupa plural karena memakai akhiran –s diakhir kata, untuk itu yang kita butuhkan adalah verb plural. Jadi, pilihan jawaban yang paling tepat untuk soal di atas adalah B. are needed.

Contoh soal:

The boy ___ going to the movies with a friend.
a. he is
b. he always was
c. is relaxing
d. will be

Pada contoh soal di atas sudah memiliki subject ‘boy’ dan verb ‘going’, namun kalimatnya belum lengkap karena dalam penggunaan verb –ing dibutuhkan kata kerja bantu. Pilihan jawaban A dan B tidak tepat karena dalam kalimat ini sudah ada subject ‘boy’. Penggunaan double subject dalam sebuah kalimat dengan satu klausa tidak diperbolehkan. Jawaban C juga salah karena relaxing merupakan verb, penggunaan double verb dalam sebuah kalimat dengan satu klausa juga tidak diperbolehkan. Jadi untuk contoh soal ini, jawaban yang paling tepat adalah D. will be. Will be going adalah kesatuan verb yang utuh dan sesuai untuk jawaban soal di atas.

Baca juga: Pengertian, Struktur, dan Contoh Job Application Letter (Surat Lamaran Kerja) dalam Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris ada beberapa pronoun yang wajib diikuti oleh singular verbs, yaitu:

AnybodyNobodySomebodyEverybodyEach
AnyoneNo oneSomeoneEveryoneEither*
AnythingNothingSomethingEverythingNeither*
Either dan neither merupakan singular jika tidak digunakan bersama or atau nor.

Contoh:

  1. I don’t have any good idea.
  2. The article is published every weekend.
  3. Every student has a different way of learning.

References:
Phillips, D. (2003). Longman Preparation Course for The TOEFL Test. USA: Pearson Education.
Pyle, M. A., & Page, M. E. (1995). Cliffs TOEFL Preparation Guide. USA: Cliffs Notes Inc.

Author:
Lintang Indira Nadianti
lintangindira19@gmail.com
IG: @lintang_indira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *