TOEFL Written Expression Skill 44: Use Adjectives and Adverbs Correctly

TOEFL Written Expression Skill 44: Use Adjectives and Adverbs Correctly

Halo Scholars!!

Dalam soal TOEFL written expression, sering kali banyak ditemukan penggunaan adjectives dan adverb yang tidak tepat. Untuk dapat mengenali hal ini, kalian harus memahami terkait pengunaan adjectives dan adverbs.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Biasanya adverbs dibentuk dengan menambahkan akhiran ly pada adjectives, dan akhiran ly ini mudah untuk dikenali. Perhatikan contoh penambahan akhiran ly pada adjectives berikut:

ADJECTIVEADVERB
recentrecently
publicpublicly
evidentevidently

Namun, banyak adverb dalam Bahasa Inggris yang tidak berakhiran dengan ly. Adverb seperti ini dapat dikenali dari arti atau maknanya. Adverb dapat menjelaskan kapan suatu hal terjadi, contohnya seperti often, soon, dan later. Selain itu, adverb juga dapat menjelaskan bagaimana suatu hal terjadi, contohnya fast, hard, dan well. Adverb juga dapat digunakan untuk menjelaskan dimana suatu hal terjadi, contohnya seperti here, there, dan nowhere.

Terdapat tiga hal terkait penggunaan adjectives dan adverb dengan tepat yang harus dipahami dalam soal TOEFL written expression.

1. Penggunaan adjectives dan adverb dengan tepat.
2. Penggunaan adjectives setelah linking verbs.
3. Penempatan adjectives dan adverb dengan tepat.

Skill 44: Use Adjectives and Adverbs Correctly

Dalam soal TOEFL written expression, penggunaan adjectives dan adverb digunakan secara terbalik. Misalnya penggunaan adverb yang digunakan untuk adjective dan penggunaan adjective yang digunakan untuk adverb. Padahal adjectives dan adverb memiliki fungsi penggunaan yang berbeda. Adjectives hanya digunakan untuk mendeskripsikan noun atau pronoun.

Contoh:

She is a beautiful woman.
Pada contoh pertama, terdapat adjective berupa beautiful yang mendeskripsikan noun woman.

She is beautiful.
Pada contoh kedua, juga terdapat adjective berupa beautiful yang mendeskripsikan pronoun she.

Sedangkan adverb berfungsi untuk mendeskripsikan verbs, adjectives, atau adverb yang lain.

Contoh:

She sings beautifully.
Pada contoh pertama, terdapat adverb berupa beautifully yang mendeskripskan verb sing.

She is a beautifully dressed woman.
Pada contoh kedua, terdapat adverb berupa beautifully yang mendeskripsikan adjective dressed (yang mendeskripsikan noun woman).

She is a truly beautifully dressed woman.
Pada contoh terakhir, juga terdapat adverb berupa truly yang mendeskripsikan adverb beautifully yang juga mendeskripsikan adjectives dressed (yang mendeskripsikan noun woman).

Baca juga: TOEFL Written Expression Skill 42: How to Distinguish Possessive Adjectives and Possessive Pronouns

Berikut ini adalah contoh penggunaan adverb dan adjective yang tidak tepat dalam soal TOEFL written expression.

They were seated at a largely table.
Pada contoh pertama, terdapat penggunaan adverb berupa largely yang tidak tepat. Seharusnya, kalimat tersebut membutuhkan adjective berupa larger untuk mendeskripsikan noun table.

The child talked quick to her mother.
Pada contoh di atas, terdapat penggunaan adjective berupa quick yang tidak tepat. Seharusnya, kalimat tersebut membutuhkan adverb berupa quickly untuk mendeskripsikan verb talked.

We read an extreme long story.               
Pada contoh terakhir, terdapat penggunaan adjective berupa extreme yang tidak tepat. Seharusnya, kalimat tersebut menggunakan adverb berupa extremely untuk mendeskripsikan adjective long.

Quick Summary:

Adjectives digunakan untuk mendeskripsikan noun atau pronoun.

Contoh:

Adverbs digunakan untuk mendeskripsikan verbs, adjectives, atau adverb lainnya.

Contoh:

Baca juga: TOEFL Written Expression Skill 43: Pronoun Reference Agreement

References:

Phillips, D. (2003). Longman Preparation Course for The TOEFL Test. USA: Pearson Education.

Author:
Lintang Indira Nadianti
lintangindira19@gmail.com
IG: lintang_indira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *