Figure of Speech: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penggunaannya

Figure of Speech: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penggunaannya

Halo sobat Scholars!

Di dalam bahasa Indonesia, ada sebuah susunan kalimat yang disebut dengan majas. Nah di dalam bahasa Inggris disebut dengan figure of speech. Nah kali ini kita akan belajar tentang figure of speech. Penasaran kan? Lets check it out!

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Pengertian Figure of Speech

Secara bahasa figure of speech artinya adalah majas. Figure of speech adalah bahasa kiasan yang dapat terdiri dari satu kata atau frasa. Figure of speech merupakan sebuah ungkapan atau kiasan yang digunakan untuk kebutuhan literasi baik lisan maupun tertulis. Dalam figure of speech kalimat yang ditulis kadang tidak mengandung arti secara harfiah namun hanya sebagai ungkapan.

Figure of speech berfungsi untuk memperindah kata-kata dalam bahasa Inggris yang biasanya digunakan untuk menulis puisi, sajak, bahkan prosa. Tak hanya sajak atau puisi, banyak juga hal lainnya yang menggunakan figure of speech dalam penulisannya, misalnya kartu ucapan, slogan, headline dalam berita, subtitle film, bahkan motto sebuah perusahaan. Contohnya: he’s a walking calculator. Artinya adalah dia (laki-laki) seperti kalkulator berjalan, maksudnya dia dapat menjawab soal hitungan-hitungan tanpa bantuan apapun seperti sebuah kalkulator.

Baca juga: Compound Subject: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Jenis dan Contoh Penggunaan Figure of Speech

Ada beberapa jenis figure of speech yang sering digunakan dalam bahasa Inggris. Yaitu:

1. Metaphore

Metaphore secara bahasa artinya metaphora. Metaphore merupakan figure of speech yang digunakan untuk membandingkan sesuatu atau ide. Contohnya:

  • This bedroom is a prison. (Kamar tidur ini adalah penjara)
  • He listened with a stone face. (Dia mendengarkan dengan wajah batu)

2. Simile

Simile secara bahasa artinya kiasan. Simile merupakan sebuah figure of speech yang membandingkan atau mengandaikan sesuatu atau sebuah benda. Walaupun memilki penggunaan yang sama dengan metaphore, simile memiliki struktur yang berbeda. Simile memiliki ciri kata khas yang di dalamnya mengandung kata seperti: like, as, atau similar to.  Contohnya:

  • This sandwich tastes like sawdust between two doormats. (Sandwich ini terasa seperti serbuk gergaji di antara dua keset)
  • She sings like an angel. (Dia bernyanyi seperti malaikat)

3. Personification

Personification adalah ketika benda-benda non-manusia diberi sifat-sifat manusia. Personification adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan sebuah gambaran pada benda seolah-olah benda tersebut hidup. Contohnya:

  • The tide waits for no man. (Air pasang tidak menunggu siapa pun)
  • My car tends to give up on long hills. (Mobil saya cenderung menyerah di tanjakan yang panjang)

4. Hyperbole

Hyperbole secara bahasa artinya hiperbola. Hyperbole merupakan kalimat yang terkesan berlebihan atau boros saat menggunakan figure of speech. Contohnya:

  • I have a million things to do. (Saya memiliki sejuta hal yang harus dilakukan)
  • This suitcase weighs a ton. (Koper ini beratnya satu ton)
  • This room is an ice-box. (Ruangan ini adalah kotak es)

5. Idiom

Idiom adalah ungkapan umum yang maknanya tidak berhubungan sama sekali dengan artinya aslinya saat menggunakan figure of speech. Contohnya:

  • Be careful not to miss the boat. (Berhati-hatilah agar tidak ketinggalan perahu)
  • This is the last straw. (Ini adalah jerami terakhir)
  • You can’t pull the wool over my eyes. (Anda tidak bisa menarik wol menutupi mata saya)

6. Euphemism

Euphemism adalah penggunaan kata-kata yang menyenangkan atau tidak menyinggung untuk menggantikan kata-kata kasar saat menggunakan figure of speech. Contohnya:

  • Knocked up = is pregnant
  • Letting you go = you’re fired
  • Lost his marbles = is mad

7. Alliteration

Alliteration merupakan salah satu figure of speech yang memiliki fungsi untuk memperindah sebuah kalimat. Contohnya:

  • Dirty dolphins dove across the ocean. (Lumba-lumba kotor terjun ke seberang lautan)
  • Purple pandas painted portraits. (Panda ungu melukis potret)
  • Nick needed new notebooks. (Nick membutuhkan buku catatan baru)

8. Onomatopoeia

Onompatopoeia merupakan sebuah figure of speech yang menuliskan secara spesifik bunyi dari sesuatu. Contohnya:

  • I could hear the leaves rustling and wind howling. (Aku bisa mendengar dedaunan bergesekan dan angin menderu)
  • Bam! He hit the truck at the speed of 80 kmph. (Bam! Dia menabrak truk dengan kecepatan 80 km/jam)

9. Assonance

Salah satu ciri dari figure of speech assonance adalah pengulangan bunyi kata yang mirip. Contohnya:

  • A – For the rare and radiant maiden whom the angels named Lenore. (Untuk gadis langka dan bercahaya yang disebut malaikat Lenore)
  • E – Therefore, all seasons shall be sweet to thee (Oleh karena itu, semua musim akan terasa manis bagimu)
  • I – From what I’ve tasted of desire, I hold with those who favor fire. (Dari apa yang saya rasakan dari keinginan, saya berpegang pada mereka yang menyukai api)

10. Synecdoche

Synecdoche merupakan sebuah kata atau istilah yang digunakan untuk mewakili seluruh benda.

  • Wheels – Merupakan perwakilan untuk penyebutan mobil.
  • Plastic – Di Amerika ada istilah plastic untuk menyebut kartu kredit atau kartu debit.
  • Coke – Digunakan untuk menyebut minuman soda apapun.

Baca juga: Infinitive Without To: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Reference:

https://www.grammar-monster.com/glossary/figure_of_speech.htm https://www.vedantu.com/english/figure-of-speech https://literarydevices.net/figure-of-speech/ https://www.wallstreetenglish.co.id/english-tips/majas/

  • Author: Namira Mutmainah
  • Instagram: namiiraamuth
  • Email: namiramutmainah0206@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *