Modals + Perfective: Penjelasan, Aturan Penulisan, dan Contoh Kalimatnya

Modals + Perfective: Penjelasan, Aturan Penulisan, dan Contoh Kalimatnya

Halo Scholars!!

Dalam sebuah kalimat bahasa Inggris dapat juga menggunakan bentuk modal + perfective yang biasanya digunakan untuk mengindikasikan waktu di masa lampau. Untuk penjelasan lebih detailnya, silahkan simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Bentuk:

Modal + have + [verb in past participle] ….

Catatan: Ingat bahwa sebuah modal harus diikuti oleh verb bentuk simple. Jadi, have pada bentuk di atas tidak bisa diganti menjadi has atau had.

1. Could/May/Might + Perfective

Gunakan pola tersebut untuk mengindikasikan kemungkinan di masa lampau. Namun, ingat bahwa modal tersebut juga bermakna kemungkinan di masa sekarang.

Contoh kalimat:

  • It may have rained last night, but I’m not sure.
  • The cause of death could have been bacteria.
  • John might have gone to the movies yesterday.

Baca juga: As If/As Though: Penjelasan, Aturan Penulisan, dan Contoh Kalimatnya

2. Should + Perfective

Pola kalimat tersebut digunakan untuk mengindikasikan sebuah obligation atau kewajiban yang harusnya terjadi di masa lampau, tapi karena satu dan lain hal kejadian tersebut tidak terjadi.

Contoh:

  • John should have gone to the post office this morning.
    (He did not go to the post office.)
  • Maria shouldn’t have called John last night.
    (She did call him.)
  • The policeman should have made a report about the burglary.
    (He did not make a report.)

Catatan: Bentuk was/were supposed to + [verb in simple form] maknanya sama dengan as should + perfective.

Contoh kalimat:

  • John was supposed to go to the post office this morning.
    (He didn’t go.)
  • The policeman was supposed to make a report about the burglary.
    (He didn’t make a report.)

3. Must + Perfective

Pola tersebut bukan digunakan untuk mengindikasikan sebuah past obligation. Past obligation hanya digunakan pada pola had to, should + perfective atau be supposed to. Sedangkan must + perfective hanya digunakan untuk sebuah logical conclusion atau hasil yang logis di masa lampau.

Contoh kalimat:

  • The grass is wet. It must have rained last night.
    (It probably rained last night.)
  • Tony’s lights are out. He must have gone to sleep.
    (He probably went to sleep.)
  • Jane did very well on the exam. She must have studied.
    (She probably studied.)
  • Sandra failed the test. She must not have studied.
    (She probably did not study.)

Nah bagaimana teman-teman, sekarang sudah paham bukan terkait penggunaan modals + perfective Yuk, sekarang coba buat kalimat kalian sendiri menggunakan bentuk modals + perfective seperti yang sudah dicontohkan. See you!!

Baca juga: Real Conditions (Possibly True) dan Unreal Conditions (Not True): Aturan Penulisan dan Contoh Kalimatnya

Reference:

Pyle, M. A., & Page, M. E. (1995). Cliffs TOEFL Preparation Guide. USA: Cliffs Notes Inc.

Author:
Lintang Indira Nadianti
lintangindira19@gmail.com
IG: lintang_indira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *