Stative Passive: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Stative Passive: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Halo sobat scholars!

Seperti yang kita ketahui passive voice adalah kalimat yang menunjukkan penerimaan dari sebuah aksi. Passive voice memiliki berbagai susunan. Salah satunya adalah stative passive. Nah kali ini kita akan membahas tentang stative passive. Penasaran kan? Lets check it out!

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Pengertian Stative Passive

Stative passive adalah bentuk passive voice (kalimat pasif) yang lebih condong untuk mengekspresikan keadaan yang ada (existing situation) daripada suatu tindakan (action) yang dilakukan. Contohnya:  I am interested in Javanese art.

Stative passive adalah verb (kata kerja) sering diikuti oleh preposition (kata depan). Stative passive walaupun berasal dari passive voice, hanya saja memiliki susunan berbeda dari passive voice.

Baca juga: Inversion: Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Contoh Penggunaan Stative Passive

Stative passive menggunakan past participle (verb 3). Stative passive tidak terdapat aktivitas, sehingga bentuk past participle (V3)-nya menggambarkan kondisi/keadaan subject.

Bentuk kalimat stative passive:

Subject + be + past participle (verb 3)

Contohnya:

  • Emily is married to Ethan.
  • Anne is married to James.
  • She can’t find my purse. It is gone.

Beberapa hal yang perlu di perhatikan tentang stative passive

1. Stative passive dan passive voice berbeda.

Stative passive berbeda dengan passive voice meskipun keduanya berpola kalimat sama. Ciri utama dari kalimat stative passive adalah kata kerjanya biasanya diikuti oleh preposisi (kata depan) bukan diikuti oleh frasa “by”. Contohnya:

  • Passive voice: The door was locked by me six minutes ago.
  • Stative Passive: Now, the door is locked.
  • Passive voice: The window was locked by me ten minutes ago.
  • Stative Passive: Now, the window is locked.

2. Stative passive menggunakan preposition (kata depan) di dalam kalimatnya

Stative Passive mempunyai preposition khusus atau unik yang mengikutinya sehingga stative passive dan preposition tersebut menjadi satu kesatuan. Contohnya: interested in, scared of, focused on, married to, dan lain sebagainya.

3. Stative passive dapat disusun bersama dengan linking verb

Stative passive juga dapat digunakan bersamaan dengan linking verb. Contohnya:

  • You look tired.
  • I get bored.
  • She feel confused.

Baca juga: Congratulation: Pengertian dan Contoh Penggunaanya

References:

https://www.yec.co.id/inggris/definisi-fungsi-pola-contoh-kalimat-dan-latihan-soal-stative-passive/ https://kampunginggris.co/stative-passive/ https://www.fabelia.com/pola-contoh-arti-stative-passive-dalam-kalimat/ http://bahasainggrisonlines.blogspot.com/2013/06/pengertian-dan-contoh-stative-passive.html

  • Author: Namira Mutmainah
  • Instagram: namiiraamuth
  • Email: namiramutmainah0206@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *